Press "Enter" to skip to content

Suara Aneh di Komputerku

Suara-suara itulah yang kudengar ketika aku sampai di rumah usai pulang sekolah. Aku melihat seseorang duduk di kursi depan komputer. Terkadang, juga terdengar suara “miss, great, perfect, cool, huuu”.

Aku bingung, tak tahu dan tak mengerti suara apakah itu. Aku terus mengawasi orang itu agar aku tak penasaran. Pasalnya, aku sama sekali tidak mengerti apa yang sedang dilakukan olehnya.

Aku terus mencoba mencari jalan keluar. Setelah aku berpikir di keheningan malam, akhirnya aku mendapatkan jawaban tetapi aku tak tahu bagaimana cara untuk mengungkapkannya.

Keesokan harinya, tepat di hari Minggu usai pulang olah raga pagi dengan temanku di kawasan Simpang Lima CFD (Car Free Day), aku kembali ke rumah. Hal yang tak kusangka-sangka, aku kini mendengar lagu-lagu aneh yang belum pernah kudengar.

Lagu-lagu itu mungkin berlirik Korea dan juga berbahasa Inggris.

“I catch myself thingking why you are here by my side, saranghae sincerely from my heart my reason to smile, you’re the joy of my life my life, forever and ever my baby”

Lirik-lirik itulah yang kudengarkan ketika diriku hendak memasuki rumah. Ketika aku sudah berada di dalam rumah, ternyata lagi-lagi orang yang sama membunyikan lagu seperti tersebut dan sedang berada di depan komputer.

Kemudian aku mencoba menghiraukan orang itu. Namun, semakin lama kuhiraukan suara itu semakin keras dan bunyinya makin tak beraturan.

Saat lagu itu berkumandang, sering kali kudengar ada kata-kata yang hari sebelumnya sudah aku dengar berulang-ulang kali ketika orang tersebut berada di depan komputer yaitu “miss, huu, great, cool, perfect, go!”.

Akhirnya aku mulai bosan mendengarkan suara-suara itu, aku memilih untuk pergi jalan-jalan dengan teman-temanku ke berbagai tempat di wilayah Semarang. Kami berkeliling ke berbagai tempat menggunakan sepeda.

Tanpa sadar, aku ternyata pergi hingga larut malam, dan sampai di rumah sekitar pukul 21.30 WIB. Ketika aku masuk ke rumah, orang itu ternyata sudah tidak ada di depan komputer. Kemudian, aku mandi dan aku pun tertidur karena lelah setelah bersepeda seharian.

Di saat aku tertidur, aku memimpikan orang yang tidak aku kenali sebelumnya yang berada di depan komputer. Ternyata, ia seseorang yang sangat galak dan bersosok hitam besar seperti “genderuwo”.

Keesokan harinya saat setelah aku terbangun yaitu sekitar pukul 08.30 WIB, Mami dan Pamanku datang. Ternyata oh ternyata, Mami dan Pamanku yang bernama Wawan datang bersama dengan orang yang tidak aku kenali yang sering berada di depan komputer saat Mami dan Pamanku sedang pergi.

Aku bertanya kepada Pamanku dan terjadilah sebuah percakapan. “Itu sapa sih Om?” tanyaku. “Oalah, dia itu temenku Nit, Kenapa?” jawabnya.

“Dia kok sering ke sini tapi diem-diem sih? Buat kaget sama nakut-nakutin aja. Huh!” ungkapku.

“Hus..! Jangan gitu. Dia temen Paman, namanya Raisa. Dia Paman suruh main ke sini buat nemenin kamu.” kata Oohku.

“Oalah, namanya Kak Raisa. Maafin aku ya Kak, aku udah ngira yang enggak-enggak.” kataku sambil aku bersalaman dengan Kak Raisa.

“Kak, aku mau tanya nih. Boleh nggak? Waktu Kakak di depan komputer, Kakak itu ngapain sih? Kok banyak suara-suara miss, great, cool, perfect. Sering juga yang six, six, eight, two, go!, yeah!. Ada juga lagu-lagu yang pake bahasa Inggris ataupun bahasa Korea.” tanyaku seraya aku penasaran.

“Hehe.., itu game online Nit.” Jawab Kak Raisa.

“Nama game onlinenya apa Kak kalo boleh tau? Kayaknya asik juga gamenya.”

“Nama game onlinenya Audition Ayodance. Itu gamenya bagus kok Ganita. Kalau kamu mau, nanti Kakak ajarin deh. Gimana?” ungkap Kak Raisa.

“Okee Kak..!” jawabku dengan penuh kebahagiaan dan canda tawa.

Kemudian, aku, Paman, Mami, dan Kak Raisa pergi makan bersama. Setelah aku mengenali Kak Raisa, ternyata Kak Raisa adalah orang yang berkepribadian yang baik dan humoris.

Pada akhirnya, aku memutuskan untuk bersahabat dengan Kak Raisa. Malam hari pun tiba begitu cepat dan tak terasa bahwa hari itu sudah malam. Aku memutuskan untuk beranjak tidur.

Saat tengah malam, aku terbangun dan aku beranjak untuk keluar kamar. Lagi-lagi, ada seseorang yang duduk di depan komputer. Aku pikir, itu Kak Raisa. Setelah kudekati, ternyata… itu memang Kak Raisa.

Tom Shelby
Tom Shelby

View all posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.